Perbedaan Bunga Sempurna dan Bunga Tidak Sempurna

Artikel ini sudah direview oleh: Zuni Yahya, S.PKP, S.Pd

Bunga Sempurna dan Tidak Sempurna – Setiap bunga tentunya memiliki perbedaan satu dengan lainnya. Bukan hanya dari bentuk dan warna mahkotanya, namun juga bagian-bagian bunganya (baca : Bagian-bagian Bunga Beserta Fungsinya). Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan bunga sempurna dan bunga tidak sempurna.

Perbedaan Bunga Sempurna dan Bunga Tidak Sempurna

Secara kasat mata, tentu Anda bisa mengatakan bahwa satu bunga berbeda dengan bunga lainnya karena adanya perbedaan jenis dan warna mahkota bunganya.

Namun, jika dipelajari lebih lanjut, ternyata ada morfologi bunga yang menentukan apakah bunga tersebut dikatakan sebagai bunga sempurna ataukah bunga tidak sempurna. Perhatikan penjelasan sebitkut ini.

Bunga Sempurna

Sebuah bunga dikatakan sebagai bunga sempurna apabila bunga tersebut memiliki dua alat kelamin yaitu benang sari dan putik, sehingga perkembangbiakannya dengan cara proses pembuahan. Adanya kedua alat kelamin ini juga dilengkapi dengan organ reproduksi dari bunga itu sendiri.

Lantas, apa itu organ reproduksi dari bunga sempurna? Organ reproduksi pada bunga adalah daun buah. Pada daun buah, di bagian pangkalnya terdapat bagian lain yang disebut dengan bakal buah dan juga ada satu atau beberapa bakal biji.

Lalu, bagaimana dengan bunga tidak sempurna?

Bunga tidak sempurna

Berbeda dengan bunga sempurna, sebuah bunga dikatakan sebagai bunga tidak sempurna apabila hanya memiliki satu saja alat kelamin yang mana bisa jadi hanya memiliki benang sari saja atau bisa juga hanya memiliki kepala putik saja. Kemudian pertanyaannya adalah, bagaimana proses perkembangbiakan pada bunga tidak sempurna?

Tumbuhan yang pada bagian bunganya tidak sempurna yaitu tidak memiliki salah satu dari alat kelamin, maka cara berkembang biaknya yaitu dengan perkembangbiakan vegetative. Bisa terjadi vegetative alami namun bisa juga terjadi vegetative buatan.

Ciri-ciri Bunga Sempurna dan Tidak Sempurna

Untuk bisa membedakan secara cepat bagaimana bunga sempurna dan bunga tidak sempurna, maka Anda harus mempelajari beberapa hal termasuk ciri-cirinya. Ada ciri-ciri yang bisa membedakan kedua jenis bunga ini, yaitu sebagai berikut.

Ciri-Ciri Bunga Sempurna antara lain.

  1. Pada bunga sempurna Anda bisa menjumpai adanya kelopak bunga yang berfungsi sebagai pelindung bagi bunga ketika masih dalam tahap menguncup.
  2. Mahkota bunga biasanya berwarna terang dan menarik karena berfungsi untuk memanggil serangga yang bertugas membantu penyerbukan
  3. Anda dapat juga menyaksikan adanya benang sari yang memiliki serbuk sari di ujungnya.
  4. Terdapat kepala putik yang menonjol tegak di bagian tengah bunga.

Bagaimana dengan ciri-ciri bunga tidak sempurna? Berikut ini adalah ciri bunga tidak sempurna yang bisa Anda lihat:

  1. Hanya memiliki satu kelamin saja pada bunganya
  2. Warna mahkota bunga biasanya tidak mencolok karena mahkota tidak berfungsi sebagai pemikat serangga seperti pada bunga sempurna. Biasanya mahkota ini menjadi hal yang paling mudah diketahui secara langsung oleh penglihatan manusia sehingga mudah membedakan bunga sempurna dengan tidak sempurna dari mahkotanya.
  3. Nectar yang ada hanya sedikit, hal ini karena nectar tidak memiliki fungsi seperti pada bunga sempurna sehingga berakhir dengan benang sari yang rontok.

Contoh Bunga Sempurna dan Tidak Sempurna

Ada beberapa contoh bunga sempurna dan tidak sempurna, sebagai berikut :

Contoh Bunga Sempurna

Contoh bunga sempurna seperti misalnya Bunga Mawar, Bunga Sepatu, Bunga Alamanda, Bunga Bougenvil, dan Bunga Matahari. Lebih lengkap dan jelasnya sebagai berikut

A. Bunga mawar

Struktur Bunga Mawar
Struktur Bunga Mawar

Mawar merupakan jenis tanaman bunga yang termasuk kedalam golongan tanaman semak. Bunga Mawar dengan nama genus Rosa banyak tumbuh di belahan bumi bagian utara dengan udara yang sejuk dengan begitu banyak species. Bahkan tercatat bunga mawar liar terdiri dari 100 species bahkan bisa lebih.

Bunga mawar termasuk bunga sempurna karena memiliki struktur bunga yang lengkap seperti : Kelopak Bunga, Mahkota Bunga, Benang Sari dan Putik dalam satu tanaman bunga.

B. Bunga Sepatu

Struktur Bunga Sepatu
Struktur Bunga Sepatu

Bunga sepatu merupakan tanaman semak yang mempunyai tempat asal dari negara-negara asia bagian timur dan banyak tumbuh di daerah subtropis dan tropis. Bunga sepatu dengan nama suku Malvaceae dapat tumbuh besar dengan bunga berwarna merah.

Bunga sepatu termasuk bunga sempurna karena memiliki struktur bunga yang lengkap seperti : Kelopak Bunga, Mahkota Bunga, Benang Sari dan Putik dalam satu tanaman bunga. Posisi kepala sari dan kepala putik saling berdekatan sehingga memudahkan pada saat proses penyerbukan.

C. Bunga Alamanda

Struktur Bunga Alamanda
Struktur Bunga Alamanda

Bunga Alamanda merupakan salah satu tanaman hias yang sering disebut dengan bunga terompet atau bunga terompet emas. Orang juga mengenalnya dengan bunga lonceng kuning (Buttercup)

Bunga Alamanda termasuk bunga sempurna karena memiliki struktur bunga yang lengkap seperti : Kelopak Bunga, Mahkota Bunga, Benang Sari dan Putik dalam satu tanaman bunga. Posisi benang sari dan kepala putik berada dalam cekungan bagian dalam daun mahkota.

D. Bunga Bougenvil

Struktur Bunga Bougenvil
Struktur Bunga Bougenvil

Bunga Bougenvil merupakan tanaman hias yang sangat populer karena kecantikan warnanya dan mudah merawatnya. Bunga ini sering dikenal di masyarakat dengan sebutan bunga kertas.

Pohon bunga ini berukuran kecil sehingga sulit untuk bisa tumbuh tegak. Bunga ini tumbuh secara rimbun dengan seludang bunganya yang menambah keindahannya. Seludang bunga sering dianggap bunga, padahal yang benar adalah bunga dengan ukuran kecil yang terlindung oleh seludang.

Bunga Bougenvil termasuk bunga sempurna karena memiliki struktur bunga yang lengkap seperti : Kelopak Bunga, Mahkota Bunga, Benang Sari dan Putik dalam satu tanaman bunga. Posisi Benang sari dan putik berada satu duduk bunga, sehingga mempermudah dalam proses penyerbukan. Namun begitu bunga ini sering dikembangbiakkan dengan cara stek.

E. Bunga Matahari

Struktur Bunga Matahari
Struktur Bunga Matahari

Bunga Matahari termasuk tanaman hias yang paling populer. Selain tanaman hias, bunga matahari dapat dimanfaatkan sebagai tanaman yang menghasilkan minyak. Bunga matahari tumbuh secara khas yang berbentuk besar, warna kuning terang, dan mempunyai kepala bunga yang besar.

Bunga Matahari termasuk bunga sempurna karena memiliki struktur bunga yang lengkap seperti : Kelopak Bunga, Mahkota Bunga, Benang Sari dan Putik dalam satu tanaman bunga. Proses penyerbukan bunga matahari menghasilkan biji yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan camilan.

Contoh Bunga Tidak Sempurna

Sedangkan, beberapa contoh bunga tidak sempurna adalah bunga salak, vanili, papaya, bunga sawit, bunga pakis haji, bunga melinjo dan juga bunga kelapa.

A. Jagung

Struktur Bunga Jagung
Struktur Bunga Jagung

Bunga Jagung tersusun secara diklin artinya Benang sari dan Putik terpisah namun dalam satu tanaman / monocious. Benang sari berbentuk malai dan putik berbentuk tongkol. Posisi benang sari berada di pucuk tanaman sedangkan putik berada di antara sela pelepah, sehingga biji jagung hasil proses penyerbukan akan muncul diantara sela pelepah tersebut.

B. Bunga Pepaya

Struktur Bunga Pepaya
Struktur Bunga Pepaya

Siapa yang tidak kenal pepaya!. Pepaya (ada yang menyebutnya “Betik”) merupakan tumbuhan dengan buah yang kaya dengan Vitamin C. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan bagian utara dan ada juga yang berasal dari Meksiko. Dan sekarang sudah banyak ditanam dan menyebar luas di seluruh daerah dengan tropis termasuk di indonesia.

Bunga pepaya termasuk bunga tidak sempurna, karena susunan bunga betina (Putik ) terpisah dengan bunga jantan (Benang Sari). Bahkan ada juga kita tidak menemukan keduanya karena pepaya tersebut termasuk Hermaprodit.

Bunga Pepaya Hermaprodit
Bunga Pepaya Hermaprodit

C. Bunga Kelapa Sawit

Struktur Bunga Kelapa Sawit
Struktur Bunga Kelapa Sawit

Bunga kelapa sawit termasuk bunga tidak sempurna karena bunga betina dan jantan dalam posisi terpisah. Bunga betina mempunyai spikelet antara 100 sampai dengan 200 buah dan pada tiap spikelet terdiri dari 15 sampai dengan 20 bunga. Sedangkan bunga jantan mempunyai 100 sampai dengan 250 spikelet, satu tandan yang mekar akan mengeluarkan bau wangi kurang lebih selama 4 hari.

D. Bunga Kelapa

Struktur Bunga Kelapa
Struktur Bunga Kelapa

Bunga kelapa, mungkin akan sedikit asing ditelinga kita. Karena bunga biasanya identik dengan tanaman hias (bunga mawar, bunga melati dan sebagainya). Bunga kelapa mungkin kita jarang melihat bentuk atau wujudnya, karena pohon kelapa bisa tumbuh dengan tinggi sekitar 30 m. Bunga kelapa seperti bunga pada tanaman buah lainnya yang merupakan cikal bakal terbentuknya buah.

Bunga kelapa termasuk golongan bunga yang tidak sempurna. Bunga jantan berukuran panjang dan betina lebih pendek. Benang sari yang menempel pada tangkai sari akan melakukan penyerbukan melalui lubang pada Putik, sehingga akhirnya terbentuklah buah kelapa.

E. Bunga Melinjo

Struktur Bunga Melinjo
Struktur Bunga Melinjo

Melinjo atau sering disebut tangkil ini memiliki bunga yang tidak sempurna, karena bunga jantan dan betina yang terpisah. Bunga jantan dengan bentuk memanjang dan bunga betina saling berbanjar atau berbaris dalam tangkai yang berbeda.

Demikian yang materi tentang Perbedaan Bunga Sempurna dan Bunga Tidak Sempurna dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :