Cara Tumbuhan Melindungi Diri

Artikel ini sudah direview oleh: Zuni Yahya, S.PKP, S.Pd

Cara Tumbuhan Melindungi Diri – Tahukah Anda bahwa tumbuhan sebagai makhluk hidup juga melakukan beberapa pertahanan untuk melindungi diri. Berikut ini beberapa cara tumbuhan melindungi diri dari musuhnya untuk bisa bertahan hidup :

Macam-macam Cara Tumbuhan Melindungi Diri

Selayaknya makhluk hidup, tumbuhan memiliki berbagai cara untuk bertahan hidup dan menghindari bahaya dari musuhnya yang mengancam. Perbedaan cara bertahan ini dipengaruhi oleh banyak hal seperti misalnya karakter tumbuhan, lingkungan tempat hidup dan lain sebagainya.

1. Menggunakan duri sebagai pertahanan

Ada jenis tumbuhan yang menggunakan duri sebagai pertahanan terhadap serangan musuh. Duri ini ada yang tumbuh secara alami sebagai senjata utama perlindungan diri, namun ada juga yang mengeluarkan duri atau serat yang tajam hanya saat tumbuhan merasa terancam.

Banyak contoh tumbuhan yang menggunakan duri sebagai perlindungan seperti misalnya Kaktus, Mawar, Salak, beberapa jenis tanaman Jeruk, Durian dan lain sebagainya. Tidak hanya terletak pada tangkai bunga, tetapi ada juga yang durinya terletak pada buahnya seperti misalnya buah Durian.

Kaktus, merupakan tumbuhan yang mempunyai daun berbentuk duri yang bertujuan untuk memperkecil penguapan dan melindungi diri. 

Mawar, merupakan tanaman bunga yang indah namun lemah dan mempunyai daun yang muda rontok, sehingga mempunyai batang yang berduri yang berguna melindungi diri dari siapa saja yang hendak mengganggu. .

Salak, sebagaimana yang kita ketahui salak mempunyai pelepah daun yang terdapat duri yang sangat tajam dan dapat melukai siapa saja yang datang untuk mengganggu.

Jeruk, pada beberapa jenis tanaman ini  pada bagian ranting dan batang, ada yang mempunyai duri yang tajam yang bermanfaat untuk mempertahankan diri dari gangguan musuh.

Durian, siapa yang tidak kenal buah durian yang aroma dan rasanya yang menggoda. Namun jangan salah butuh perjuangan sebelum menikmati buahnya, karena buah durian mempunyai duri pada kulitnya yang lumayan tajam untuk melindungi dirinya.

Menggunakan Duri Sebagai Pertahanan
Menggunakan Duri Sebagai Pertahanan

2. Melindungi diri dengan bulu atau rambut

Cara perlindungan yang satu ini biasanya baru akan dimunculkan ketika tumbuhan tersebut sedang dalam bahaya atau tengah terancam oleh musuh. Namun ada juga yang memasang rambut yang gatal ini pada anggota tubuh tumbuhan. Tumbuhan akan mengeluarkan rambut atau bulu yang bisa memberikan efek gatal hingga beracun pada musuhnya.

Sebagai contohnya adalah tanaman Bambu, Jelatang/Pulus, dan buah Rambutan yang menggunakan teknik perlindungan diri dengan mengeluarkan bulu atau rambut.

Bambu, hati-hati ya dengan tanaman bambu !. Walaupun batang bambu banyak sekali manfaatnya, tapi ada bulu halus yang jika tersentuh akan menyebabkan kulit menjadi gatal. Bulu halus iini bertujuan untuk melindungi bambu dari ancaman musuh agar batang bambu dapat tumbuh dengan baik hingga dewasa.

Jelatang/Pulus, tanaman ini juga sangat berbahaya karena mempunyai bulu sengat yang halus dan jika terkena kulit dapat menyebabkan perih dan gatal serta panas yang menyengat.

Rambutan, Nah ini punya bulu atau rambut tapi tidak berbahaya. Bulu pada rambutan bertujuan untuk melindungi buah agar bisa sampai matang. 

Melindungi Diri Dengan Bulu Atau Rambut
Melindungi Diri Dengan Bulu Atau Rambut

3. Mengeluarkan racun untuk bertahan hidup

Biasanya tumbuhan yang menggunakan cara ini untuk melindungi diri akan mengeluarkan cairan yang membuat musuhnya menjauh bahkan hingga mati karena racunnya. Contoh tumbuhan yang melindungi diri dengan racun antara lain pohon Jarak dan tanaman Kecubung.

Pohon Jarak, pohon ini terkenal dengan kandungan racun yang begitu berbahaya terutama pada bijinya. Jika biji jarak sampai termakan maka bisa berakibat fatal bahkan bisa kematian.

Kecubung, pada tanaman ini mengandung racun yang bernama risin. Kecubung sebenarnya obat tradisional, namun jika tidak diolah secara tepat, maka akan menjadi racun yang berbahaya yang bisa berakibat fatal sampai dengan kematian.

Mengeluarkan Racun Untuk Bertahan Hidup
Mengeluarkan Racun Untuk Bertahan Hidup

4. Bertahan hidup dengan mengeluarkan getah

Cara ini berbeda dengan cara sebelumnya, karena getah tidak identic dengan racun. Getah biasanya digunakan untuk menjebak atau membuat musuhnya terperangkap tak berdaya seperti contohnya pada tumbuhan Nangka, Sawo, dan Sukun. Pada ketiga tumbuhan tersebut, getah tidak hanya digunakan untuk mengangkut unsur hara namun juga digunakan untuk perlindungan diri.

Nangka, buah nangka melindungi dirinya dengan menggunakan getah yang dimilikinya. Getah tersebut sangat liat serta lengket.

Sawo, begitupun juga tanaman sawo mempunyai getah yang cukup banyak hingga hewan-hewan tidak mampu memakanny.

Sukun, pada tanaman sukun dapat menghasilkan getah yang cukup banyak  dan lengket pada batang dan buahnya.

Bertahan Hidup Dengan Mengeluarkan Getah
Bertahan Hidup Dengan Mengeluarkan Getah

5. Menggunakan cangkang keras pada buahnya

Berbagai contoh tumbuhan yang memiliki cangkang keras pada buahnya. Beberapa contohnya misalnya adalah Kelapa Sawit, Kelapa, dan Biji Mahoni. Ketiga tumbuhan ini ternyata menggunakan cangkang keras dari buahnya untuk bisa melindungi bakal bijinya. Cangkang keras berfungsi untuk mengamankan bijinya sehingga tumbuhan bisa berkembang biak dengan aman.

Menggunakan Cangkang Keras Pada Buahnya
Menggunakan Cangkang Keras Pada Buahnya

6. Melindungi diri dengan menguncupkan daunnya

Sudah banyak yang mengetahui bahwa ada beberapa tumbuhan yang menguncup ketika merasa terancam oleh bahaya. Hal ini ternyata termasuk sebagai contoh perlindungan diri pada tumbuhan. Tumbuhan yang menguncup setelah mendapatkan rangsangan contohnya adalah Putri Malu dan Kantung Semar.

Meskipun kedua tumbuhan tersebut memiliki ciri yang berbeda dalam menguncupkan daunnya, namun keduanya termasuk bentuk perlindungan diri.

Putri Malu, mempunyai tangkai yang berwarna merah dan duri pada batangnya. Tanaman ini melindungi diri dengan mengatupkan daun ketika disentuh.

Kantung Semar, merupakan salah satu jenis tanaman karnivora yaitu memakan serangga-serangga kecil, anak katak, dan Pacet. . Tinggi tanaman ini bisa mencapai  15-20 m dengan memanjat tanaman lainnya. Mempunyai daun dengan ujung terdapat sulur yang termodifikasi berbentuk kantung sebagai alat perangkap mangsa. 

Dalam kantung tersebut terdapat cairan nektar untuk memikat mangsanya. Kantung Semar mempunyai enzim kitinase untuk memecah rangka keras serangga dan enzim fosftase untuk menyerap zat fosfor yang terkandung dalam serangga.

Melindungi Diri Dengan Menguncupkan Daunnya
Melindungi Diri Dengan Menguncupkan Daunnya

7. Menyerupakan diri dengan lingkungan

Cara ini mungkin lebih terkenal pada hewan. Namun ternyata ada juga tumbuhan yang mengelabuhi musuhnya dengan cara berkamuflase menyamarkan diri menyerupai bentuk lingkungan sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk mengecoh musuhnya sehingga tidak jadi dimakan oleh musuh. Salah satu contoh tumbuhan yang melakukan jenis pertahanan yang satu ini adalah lithops.

Lithops, termasuk tanaman kaktus yang sering disebut batu hidup. Memang, Lithops dalam bahasa Yunani yaitu Lithos berarti batu dan ops berarti mirip, jadi Lithops adalah mirip batu. Jadi Kaktus ini benar-benar mirip batu.

Biasanya tumbuhan ini mengamankan dirinya dengan cara merubah diri menyerupai batu sehingga musuhnya tidak akan bisa mengenalinya dan memakannya. Cara tumbuhan melindungi diri yang satu ini memang terkesan unik karena jarang ditemui. 

Menyerupakan Diri Dengan Lingkungan
Menyerupakan Diri Dengan Lingkungan

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat diambil kesimpulan bahawa cara tumbuhan melindungi diri adalah sebagai berikut :

  1. Menggunakan duri sebagai pertahanan, contohnya Kaktus, Mawar, Salak, beberapa jenis tanaman Jeruk, dan Durian 
  2. Melindungi diri dengan bulu atau rambut, contohnya tanaman Bambu , Jelatang/Pulus, dan buah Rambutan.
  3. Mengeluarkan racun untuk bertahan hidup, contohnya pohon Jarak dan tanaman Kecubung
  4. Bertahan hidup dengan mengeluarkan getah, contohnya tumbuhan Nangka, Sawo, dan Sukun
  5. Menggunakan cangkang keras pada buahnya, contohnya Kelapa Sawit, Kelapa, dan Biji Mahoni
  6. Melindungi diri dengan menguncupkan daunnya , contohnya Putri Malu dan Kantung Semar.
  7. Menyerupakan diri dengan lingkungan , contohnya tanaman kaktus lithops

Demikian materi tentang Beberapa Cara Tumbuhan Melindungi Diri. Semoga bermanfaat.

Baca juga :