Daur Hidup Kupu-Kupu

Artikel ini sudah direview oleh: Zuni Yahya, S.PKP, S.Pd

Daur Hidup Kupu-Kupu – Kupu-kupu dalam klasifikasi makhluk hidup merupakan jenis serangga yang dapat dikategorikan dalam kingdom Animalia dengan divisi Rhopalocera. Hewan ini termasuk ke dalam jenis serangga yang tidak berbahaya bagi kehidupan manusia.

Bahkan, kupu-kupu terbilang sebagai hewan cantik. Untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut dikenal sebagai daur hidup kupu-kupu.

Daur hidup dari kupu-kupu atau metamorfosis dapat diuraikan menjadi 4 tahapan yakni telur, ulat atau larva, kepompong atau pupa dan kupu-kupu. Sehingga kupu-kupu termasuk hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Metamorfosis kupu-kupu dapat berlangsung hingga kurun waktu bulanan.

Daur Hidup Kupu-Kupu Lengkap

Daur Hidup Kupu-Kupu Lengkap
Daur Hidup Kupu-Kupu Lengkap

Telur

Daur hidup serangga cantik ini yang pertama adalah telur. Telur merupakan bagian terkecil dari suatu proses metamorfosis. Mulanya, kupu-kupu betina dewasa akan meletakkan telur pada bagian bawah daun tumbuhan. Hal ini dilakukan agar kupu-kupu betina dewasa tersebut dapat dengan mudah mengawasi tersebut.

Telur tersebut akan ditempeli oleh semacam zat lem agar dapat merekat dengan sempurna pada bagian bawah daun tumbuhan. Lem tersebut sangat kuat dan menjadikan telur kupu-kupu tidak mudah dimangsa oleh predator.

Selain itu, telur kupu-kupu juga dilengkapi dengan kulit cukup keras sehingga tahan dari berbagai macam cuaca. Tahapan ini akan berlangsung selama beberapa minggu bahkan bulan.

Ulat

Mengingat ulat tentu hanya rasa takut yang akan dibayangkan. Namun, untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik maka telur tersebut harus melalui tahapan ini terlebih dahulu.

Telur kupu-kupu yang ditempelkan pada bagian bawah daun oleh indukannya akan menetas dan berubah menjadi ulat atau larva. Ulat mempunyai warna maupun ukuran yang relatif berbeda bergantung pada indukan kupu-kupu dewasa.

Pada fase ini, ulat akan memangsa dedaunan hijau segar yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan gizi. Hal ini bertujuan agar ulat tidak mudah haus dan lapar. Selain itu, untuk mengamankan dirinya dari serangan predator,  ulat akan menyemburkan racun dari tumbuhan beracun yang sengaja dimakan.

Kepompong atau Pupa

Setelah melalui larva, fase berikutnya yang harus dilalui adalah kepompong atau pupa. Larva akan membuat suatu cangkang menggunakan daun yang telah dililitkan pada dirinya sendiri dengan benang khusus (sutera).

Fase ini akan berlangsung kurang lebih selama 12 hari. Jadi, larva yang telah membentuk kepompong nantinya akan tidur selama 12 hari untuk menjadi seekor kupu-kupu muda yang cantik.

Pada fase ini, larva akan mencerna tubuhnya sendiri menggunakan sejumlah enzim hingga menyisakan beberapa bagian terpenting saja. Nantinya bagian tersebut akan membentuk diri menjadi kupu-kupu muda. Dapat dikatakan bahwa larva akan menyakiti dirinya sendiri agar memperoleh kehidupan lebih baik pada masa yang akan datang.

Saat larva menjadi kupu-kupu muda, maka hanya akan memiliki sedikit memori ketika masih menjadi larva. Hal menakjubkan ini terjadi karena saraf neuron tidak dapat dicerna oleh enzim.

Otak larva senantiasa akan tetap dapat tersimpan dengan baik sebelum memasuki otak baru dalam diri kupu-kupu muda. Di samping saraf neuron, bagian yang tidak bisa dicerna oleh enzim tersebut ialah sel embrio.

Sel embrio akan dipakai dalam proses pembentukan tubuh kupu-kupu muda. Tiap-tiap bagian tubuh kupu-kupu memiliki sel embrio masing-masing seperti embrio tubuh, embrio sayap, embrio antena dan sebagainya. Biasanya kupu-kupu muda hanya memiliki berat badan 2 sampai 3 kali lebih ringan dibanding saat menjadi larva.

Kupu-kupu

Setelah 12 hari berlalu, pupa akan mengeluarkan seekor kupu-kupu muda cantik. Kupu-kupu di dalam pupa akan memakai cairan tertentu dalam dirinya guna melunakkan sisi cangkang.

Kemudian, dengan cakarnya kupu-kupu tersebut akan membuka cangkang pupa untuk mengeluarkan dirinya. Setelah berhasil keluar, kemudian kupu-kupu muda akan mengeringkan tubuhnya.

Fase keluarnya kupu-kupu muda dari pupa akan memakan waktu hingga beberapa jam. Waktu tersebut adalah waktu rentan yang membuat dirinya rentan akan bahaya karena tidak mempunyai daya sehingga gampang dimangsa predator. Barulah setelah kupu-kupu muda mempunyai kekuatan, maka akan mengepakkan sayap untuk terbang.

Habitat

Serangga mungil nan cantik ini akan dengan mudah dijumpai pada tempat yang banyak bunga. Kupu-kupu begitu gemar menghisap sari-sari madu pada tumbuhan bunga. Namun, tidak jarang juga kupu-kupu yang menghisap sari-sari buah maupun bangkai dari kuntum bunga. Hal ini juga bergantung dengan jenis kupu-kupu tersebut.

Tahukah Anda bahwa serangga kecil ini begitu bermanfaat bagi keberlangsungan hidup suatu tumbuhan. Kupu-kupu dikenal sebagai hewan yang mampu membantu penyerbukan tumbuhan.

Jadi, ketika kupu-kupu menghisap sari bunga maka ia juga sekaligus akan menjatuhkan serbuk bunga ke bunga lainnya. Hal ini tentu dapat membuat tumbuhan tersebut mengalami perkawinan.

Kehadiran serangga kecil bernama kupu-kupu ini sejatinya dapat sangat membantu proses perkawinan tumbuhan. Karena dalam macam-macam simbiosis, ternyata kupu-kupu mempunyai peran penting dalam proses penyerbukan bunga pada tumbuhan.

Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda mengamati pertumbuhan hewan ini yakni pada daur hidup kupu-kupu. Di samping itu, kehadiran kupu-kupu di suatu tempat juga berhasil menjadi bukti bahwa daerah tersebut dapat dengan mudah dijumpai banyak bunga maupun tumbuhan lainnya.

Baca juga :