Pengertian dan Manfaat Okulasi

Artikel ini sudah direview oleh: Zuni Yahya, S.PKP, S.Pd

Pengertian dan Manfaat Okulasi – Untuk peningkatan mutu tanaman ataupun memperbanyak tanaman, dapat dilakukan dengan cara okulasi. Okulasi dilakukan dengan cara menempelkan mata tunas suatu batang ke batang lainnya. Karena dilakukan manusia, teknik ini disebut vegetatif buatan.

Pengertian dan manfaat okulasi sangat banyak seperti mendapatkan bibit yang baik kualitasnya serta agar kualitas dari tanaman itu dapat diperbaiki.

Pengertian Dan Manfaat Okulasi

Pengertian okulasi adalah suatu teknik perbanyakan tanaman yang dilakukan secara vegetatif buatan dengan bantuan tangan manusia. Teknik ini dilakukan dengan cara menempelkan satu potong kulit dari mata tunas pohon yang dijadikan sebagai batang atas.

Batang atas ini lantas ditempelkan ke kulit phon dari mata tunas pohon bagian bawah agar dapat tumbuh menyatu menjadi tumbuhan baru.

Hasil teknik vegetatif buatan okulasi diketahui lebih baik ketimbang teknik stek dan cangkok. Hal ini berkat kemampuan teknik okulasi untuk mengkombinasikan dua sifat unggul dari dua buah tanaman.

Teknik Okulasi

Umumnya batang tanaman bawah yang dipilih karena memiliki sistem perakaran yang tangguh. Sementara batang bagian atas dipilih karena memiliki bunga atau buah yang berkualitas baik.

Ada 3 manfaat okulasi yang didapatkan yakni:

1. Produktivitas Tanaman Meningkat

Dengan menggabungkan dua sifat unggul tanaman, maka diharapkan akan didapatkan tanaman baru yang memiliki produktivitas lebih tinggi 

2. Perkembangbiakan dan Pembuahan Tanaman Lebih Cepat

Dengan dukungan usia tanaman induk serta sifat unggul yang dimilikinya akan mempengaruhi masa perkembangbiakan dan pertumbuhan tanaman. Alhasil, pertumbuhan dan perkembangbiakan tanaman menjadi lebih cepat.

3. Pertumbuhan yang Sifatnya Seragam

Teknik perkembangbiakan tanaman dengan vegetatif alami okulasi tidak melibatkan meleburnya dua buah gamet atau sel kelamin tanaman. Artinya, sifat tanaman akan dibawa dari sifat induk tumbuhan tersebut yang memperbanyak diri. Alhasil, keturunan yang dihasilkan akan membawa sifat identik dari sang induk.

Syarat Dilakukannya Okulasi

1. Usia Batang Atas dan Bawah Sama

Kesamaan usia antara batang atas dan bawah penting karena mempengaruhi sinergi dan kecepatan pembentukan tunas baru. Untuk batang bawah yang dipilih sebaiknya merupakan tanaman yang tumbuh dari biji karena sistem perakarannya lebih kuat. Tanaman ini juga relatif lebih kuat terhadap kondisi kekurangan air. Kekuatan batang bawah juga penting untuk mendukung tumbuhnya batang atas.

2. Bukan Tanaman yang Tumbuh Daun Baru

Kulit yang dimanfaatkan sebagai jendela dari okulasi memiliki sifat yang terpengaruh salah satunya oleh proses pembentukan daun baru. Saat daun baru tanaman tersebut sedang tumbuh, maka kulit yang disayat untuk jendela okulasi akan lebih mudah kering. Hal ini akan menentukan keberhasilan teknik okulasi.

3. Bebas Serangan Hama Penyakit

Sangat penting untuk memastikan bahwa kedua indukan tanaman yang Anda lakukan okulasi dalam keadaan sehat. Proses okulasi akan terancam gagal jika salah satu dari tanaman induk terkena serangan hama penyakit. Tidak hanya terancam gagal, namun menyambungkan mata tunas dari tanaman yang sakit justru akan berisiko menularkan tanaman hasil okulasi tersebut.

4. Berasal dari Satu Genus

Harus dipilih tanaman yang berasal dari satu genus atau satu family untuk memastikan okulasi berhasil. Melakukan okulasi dari dua tanaman yang berbeda genusnya sangat kecil kemungkinan akan berhasil. Hal ini disebabkan oleh fisiologis tanaman yang tentu berbeda jauh.

Jika melihat pengertian dan manfaat okulasi di atas bisa disimpulkan bahwa okulasi menjadi salah satu teknik vegetatif alami yang bernilai ekonomis tinggi. Anda bisa menghasilkan tanaman bersifat unggul dengan perakaran kuat serta buah lebat menggunakan teknik okulasi. Namun pastikan cara yang Anda tempuh sudah benar.

Baca juga :